Kamis, 11 Oktober 2012

pengantar manajemen (pengamatan suatu tempat usaha)


Pengamatan Tentang Suatu Tempat Usaha
Menurut hasil pengamatan yang telah kelompok kami lakukan mengenai salah satu tempat usaha , maka kelompok kami telah mengamati yaitu Rumah Makan Aneka Rasa yang berlokasi di Jalan Raya Kalimalang, Ruko Duta Permai.
Tempat makan tersebut memiliki kelebihan, kekurangan, ancaman dan peluang bagi usaha mereka
§      5 kelebihan yang dimiliki tempat usaha tersebut adalah :
1.       Terdapat berbagai macam pilihan makanan yang bervariasi , sehingga pengunjung tertarik dan tidak merasa bosan dengan menunya.
2.       Harganya terjangkau oleh kalangan sekitar tempat usaha yang sebagian besar adalah mahasiswa.
3.       Tempatnya strategis , karena tempat usaha dekat dengan kampus.
4.       Walaupun harganya terbilang murah tetapi kualitas rasa cukup memuaskan , sehinga orang-orang tidak bosan untuk dating lagi.
5.       Penjual yang bersikap ramah dengan pembelinya sehingga memberikan rasa nyaman kepada pengunjung.

§      5 kelemahan yang dimiliki tempat usaha tersebut adalah :
1.       Tempat makan yang kurang memadai saat pengunjung ramai
2.       Karena tempat yang kurang luas , sehingga saat pengunjung ramai kebersihan kurang diperhatikan.
3.       Banyak pengamen yang berdatangan pada saat makan.
4.       Kondisi ruangan yang kurang ventilasi udara menyebabkan ruangan tersebut menjadi panas saat pengunjung ramai.
5.       Proses pembayarannya kurang praktis karena pembayarannya sesuai tempat makanan yang kita makan.

§      5 peluang yang dimiliki tempat usaha tersebut adalah :
1.       Jika menambah menu yang belum ada di menu sebelumnya pasti akan diminati pengunjung.
2.       Jika tempat usaha luas maka akan memuat banyak pengunjung sehingga omset tempat usaha tersebut bisa naik.
3.       Menyediakan layanan pesan antar.
4.       Menyediakan snack selagi menunggu pesanan datang untuk menarik pengunjung.
5.       Menyediakan berbagai macam menu paket hemat.

§      5 ancaman yang dimiliki tempat usaha tersebut adalah :
1.       Banyak pesaing di sekitar lokasi usaha.
2.       Karena letaknya dekat kampus dan sering ramai oleh mahasiswa , maka kalau kampus libur tempat usaha menjadi sepi dan akibatnya pendapatan mereka menjadi menurun
3.       Saat harga pokok naik mereka harus pintar mensiasati harga jual sesuai kemampuan kalangan yang berada di sekitar tempat usaha tersebut.
4.       Saat musim hujan kebanyakan orang  malas untuk pergi ke tempat makan sehingga kemungkinan pendapatan mencapai target menurun.
5.       Karena pembayarannya tidak terkoordinasi dengan baik mungkin ada beberapa orang lupa atau sengaja tidak membayar.
Demikian pengamatan yang telah kami lakukan pada suatu tempat usaha dengan kelebihan, kelemahan, peluang dan ancaman yang terdapat dalam suatu tempat usaha tersebut.
Kelompok Manajemen : AFRINA SURYANINGSIH (20212311)
ERIKA YUNIIARTI (22212534)
ZHELIKA NURTRIANI (28212021)

Rabu, 10 Oktober 2012

pengantar manajemen 1 (kenaikan harga tiket KRL)


KOMPAS IMAGES/MUNDRI WINANTO Antrean penumpang commuter line Jabodetabek membludak saat jam pulang kerja di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (17/4/2012). Ketersediaan transportasi massal yang layak dan manusiawi menjadi pekerjaan rumah yang belum diselesaikan oleh pemerintah daerah DKI Jakarta.
JAKARTA, KOMPAS.com - Senin (1/10/2012) ini, harga tiket untuk Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line resmi naik. Meski sebagian besar penumpang sempat menolak dan membuat petisi, PT KAI tetap menjalankan kenaikan tarif ini. Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Azas Tigor Nainggolan, mengatakan bahwa dirinya juga tidak setuju dengan kenaikan tarif yang dinilai menyusahkan masyarakat ini. Menurutnya, kenaikan tarif moda angkutan massal berbasis rel ini akan diterima jika pelayanannya juga membaik.
"Saya sangat tidak setuju. Untuk apa menaikkan tarif tapi tidak ada perubahan dari segi pelayanan," kata Tigor, saat dihubungi, Senin (1/10/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, tarif commuter line hari ini yang naik adalah kereta dengan tujuan Bogor-Jakarta Kota/Jatinegara (Rp 9.000), Bogor-Depok (Rp 8.000), Depok-Jakarta Kota/Jatinegara (Rp 8.000), Bekasi- Jakarta Kota (Rp 8.500), Tangerang-Duri (Rp 7.500), dan Parung Panjang/Serpong-Tanah Abang (Rp 8.000).
"Kalau tidak ada perubahan pelayanan, apa gunanya naik. Dengan bayar lebih mahal, masyarakat pasti ingin pelayanan yang lebih baik," ujar Tigor.
PT KAI menganggap bahwa pihaknya memerlukan biaya investasi yang tinggi karena biaya operasional yang juga naik. Salah satu caranya adalah menaikkan harga tiket KRL AC. Namun, upaya kenaikan tarif commuter line ini tidak berjalan lancar karena banyaknya gelombang protes dari para pengguna setia commuter line.
Penulis : Riana Afifah | Senin, 1 Oktober 2012 | 13:47
Kompas.com
Komentar :      memang seharusnya kalau tarif KRL commuter naik harus diimbangi dengan fasilitas yang baik pula jadi tidak ada penumpang yang merasa dirugikan.

Pendapat / Solusi : tidak ada salahnya untuk menaikkan tarif KRL commuter asalkan diimbangi   dengan fasilitas yang memadai pula , misalnya mungkin dengan menambah pendingin ruangan jadi walaupun penumpang berdesakan mereka tetap tidak berkeringat dan mengurai bau yang tidak sedap dari penumpang lainnya, menambah gerbong berhubung KRL commuter adalah angkutan masal tidak ada salahnya pemerintah menambah gerbong agar penumpang tidak terlalu berdesakan , menambah gerbong khusus wanita agar wanita tetap merasa aman dan nyaman walaupun menggunakan angkutan massa dan supaya wanita bias terhindar dari perbuatan orang-orang yang jahil dan menambah toilet disetiap gerbong.
Jadi tidak masalah kalau pemerintah ingin menaikan tarif KRL commuter asalkan dibarengi dengan fasilitas yang memadai pula  agar para penumpang pun merasa nyaman dan tidak merasa dirugikan dengan adanya kenaikan tarif tersebut dan mungkin saja nanti kalau fasilitas angkutan massal ini sudah memadai orang-orang yang menggunakan mobil pribadi bisa beralih menggunakan angkutan masal ini dan keadaan ini bisa saja mengurangi kemacetan yang ada.

Kelompok Manajemen : AFRINA SURYANINGSIH (20212311)
                                        ERIKA YUNIARTI (22212534)
                                        ZHELIKA NURTRIANI (28212021)